Alasan Menggandeng Ahli Perencana Keuangan

Ahli Perencana Keuangan

  • Memenuhi kebutuhan dapur
  • Melunasi hutang
  • Menyekolahkan anak-anak sampai ke jenjang pendidikan tinggi
  • Membeli aset
  • Memiliki masa pensiun yang bebas problem finansial
  • Mewariskan kekayaan

Menjadi beberapa keuntungan yang bakal Anda dapatkan jika merencanakan keuangan. Masih berpikir dua kali untuk merencanakan keuangan? Masih single atau justru telah menikah terlebih sudah memiliki anak, mengabaikan perencanaan keuangan tak boleh diabaikan. Minimnya pengetahuan atau keterampilan dalam merencanakan keuangan jangan dijadikan alasan tidak melakukannya. Saat ini telah banyak perencana keuangan Jakarta yang bisa Anda gandeng. Selain karena alasan ketidakmampuan sehingga takut melakukan kesalahan, di bawah ini ada alasan lain mengapa Anda patut menggandeng ahli perencana keuangan.

Memperbaiki kondisi keuangan yang “sakit”

Setiap orang tanpa terkecuali, baik yang belum menikah maupun yang telah menikah terlebih yang telah memiliki anak punya potensi kondisi keuangannya “sakit”. Kondisi keuangan yang “sakit” maksudnya adalah keuangan yang dimiliki tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup saat ini apalagi untuk masa depan. Alhasil, hutang jadi menumpuk. Jika dibiarkan, kondisi ini membuat depresi, apalagi jika tidak dapat membayarnya sehingga membuat bunganya semakin tinggi. Kondisi ini juga memungkinkan satu per satu aset terjual mulai dari perabotan rumah bahkan sampai dengan rumah yang ditinggali.

Dalam kasus ini, apabila Anda menggandeng ahli perencana keuangan, beliau akan melacak pemicu daripada kondisi keuangan yang “sakit”. Selanjutnya bakal memperbaikinya hingga menjadi “sehat” kembali. Sebagai contoh, ahli perencana keuangan menemukan pengeluaran yang jauh lebih besar dibanding penghasilan. Kemungkinan ahli perencana keuangan akan meminta Anda untuk melacak pengeluaran-pengeluaran tersebut agar ke depannya dapat ditekan bahkan dibuang jika memang tidak penting guna memperbaiki kondisi keuangan.

Memberikan saran tentang produk keuangan

Mengalokasikan penghasilan kepada salah satu atau beberapa produk keuangan menjadi salah satu aktivitas dalam perencanaan keuangan. Fungsi daripada produk keuangan ini adalah untuk melindungi kekayaan Anda sekaligus meningkatkan kekayaan Anda. Dengan kata lain, produk keuangan ditujuan untuk mewujudkan tujuan finansial seperti halnya menyiapkan dana pendidikan anak, memiliki rumah idaman, mengunjungi Mekkah dan Madinah, memiliki dana pensiun, dan lain sebagainya. Seorang ahli perencana keuangan akan mengerti mana produk keuangan yang tepat untuk mewujudkan tujuan finansial Anda berdasarkan pengetahuan & pengalamannya.

Sebagai contoh, ahli perencana keuangan memberikan saran pada Anda untuk investasi di properti sebagai tips mempersiapkan pensiun. Alasannya, harga properti cenderung naik tidak turun sehingga dapat meminimalisir kerugian. Bisa juga menyarankan untuk mengambil reksadana untuk memiliki rumah idaman karena dana awal yang lebih rendah. Atau juga menyarankan untuk mengambi deposito untuk melindungi dana pendidikan anak karena return yang ditawarkan bakal lebih tinggi dibanding tabungan lainnya. Seorang ahli tidak asal dalam memberikan saran, mereka bakal mempertimbangkan berbagai hal misalnya tujuan finansial, usia anak, usia Anda, kondisi keuangan, dan lainnya.

Perlu Anda ketahui bahwa tidak semua perencana keuangan mampu memberikan apa yang Anda harapkan. Bahkan ada beberapa penipu ulung yang berkedok sebagai ahli perencana keuangan. Untuk menghindari jadi korban penipuan oleh ahli perencanaan keuangan abal-abal, berikut ini tips dalam memilih ahli perencana keuangan:

  • Pastikan memiliki sertifikasi yang terakreditasi
  • Usahakan telah memiliki jam terbang tinggi, idealnya minimal 3 tahun
  • Pertimbangkan testimony dari pelanggannya, terutama dari orang terdekat
  • Ketahui track record-nya

Tak kalah penting, pastikan tarif jasa yang ditawarkan sesuai dengan kantong Anda.

Pentingnya Membuat Perencanaan Keuangan

Perencanaan KeuanganTidak hanya bagi yang sudah berkeluarga, perencanaan keuangan juga mesti dimiliki oleh seorang yang masih single, terutama yang sudah mempunyai penghasilan sendiri. Dengan mengatur jumlah pengeluaran, menyediakan dana darurat, menyisihkan  untuk tabungan, investasi, dan lain sebagainya, besar kemungkinan keuangan akan dapat terjaga dengan sehat. Perencanaan keuangan memang kerap disepelekan oleh banyak orang bahkan sering kali menunda-nunda sehingga menjadi terlupakan. Padahal, ada banyak manfaat yang bisa kita peroleh apabila mampu membuat perencaan keuangan dengan baik, tiga di antaranya adalah:

Menghindari hutang

Perencanaan keuangan akan dapat membuat semua pengeluaran menjadi terpenuhi, seperti halnya cicilan rumah, kendaraan, kebutuhan rumah tangga, pendidikan anak, dana darurat, dsb. Keharusan untuk melakukan pinjaman dana ke orang lain akan terbatasi sehingga masalah hutang bisa dinetralisir. Akan tetapi, hutang juga bisa timbul dikarenakan kebutuhan hanya apat teratasi sampai pertengahan bulan karena kerap kali mengabaikan anggaran sedangkan di akhir bulan sehingga mau tidak mau harus melakukan pinjaman. Masalah seperti ini pada dasarnya sangat umum di alami, solusi yang hanya dapat dilakukan selanjutnya ialah dengan mematuhi anggaran yang sudah dibuat. Misal, anggaran untuk kebutuhan pokok adalah sebesar 2 juta rupiah untuk 1 bulan (sampai menerima gaji kembali), penting untuk mematuhi anggaran tersebut selama waktu tersebut agar keuangan tidak kacau.

Ingat hutangan bisa daja menjadi berlipat ganda, terlebih bila menghutang dengan rentenir atau di bank tentu bunganya akan sangat tinggi. Bahkan, semakin lama hutang tidak mampu dibayar maka akan semakin tinggi pula jumlah yang harus dilunasi. Untuk itu, meski perencanaan keuangan terlihat sepele baiknya harus menjadi suatu prioritas dalam hidup agar bisa aman dan nyaman.

Memenuhi kebutuhan mendadak

Seperti yang terdapat pada kalimat di atas bahwa, salah satu bagian dari sebuah anggaran adalah dana darurat. ketersediaan dana darurat sangat berperan penting untuk mendapatkan kenyamanan dalam hidup. Misal, ada keluarga atau diri sendiri jatuh sakit, tentunya butuh dana untuk berobat. Sementara tabungan sudah menipis dan uang yang ada sudah terpakai untuk memenuhi kebutuhan utama dan keinginan. Beruntung jika mempunyai asuransi kesehatan, biaya untuk berobat dapat diminimalisir. Namun tetap saja, butuh dana darurat untuk mengajukan klaim asuransi. Itulah gunanya membuat sebuah perencaan keuangan salah satunya untuk memenuhi kebutuhan mendadak yang bisa saja datang tanpa diduga.

Membuat masa tua lebih nyaman

Banyak orang berpikir bahwa dana pensiun hanya dapat dimiliki oleh mereka yang berprofesi sebagai pegawai. Perihal demikian sangatlah keliru karena dana pensiun juga bisa dimiliki masyarakat biasa tidak lain dan tidak bukan adalah dengan perencanaan keuangan. Bagaimana tidak, jika kebutuhan utama telah terpenuhi, dana darurat sudah dianggarkan, investasi sudah siapkan, tentu dana untuk masa pensiun dapat pula disisihkan. Bahkan, dana untuk masa pensiun bisa diatur sendiri nilainya, semakin besar dana yang dipersipkan maka akan semakin baik pula hasilnya. Justru dengan dana pensiun bukan tidak mungkin dapat dijadikan sebagai warisan kepada anak cucu guna melanjutkan kehidupan mereka. Oleh sebab itu, perencaan keuangan juga bisa dikatakan mampu membuat masa tua menjadi lebih nyaman terutama saat tubuh sudah tidak mampu lagi bekerja.

Perencanaan keuangan pada dasarnya sangatlah penting untuk dibuat, apalagi jika penghasilan masih di bawah rata-rata harus bisa merencanakan keuangan dengan sebaik-baiknya, supaya dapat terhindar dari lilitan hutang dan juga terwujudnya beberapa keinginan di masa depan.