Investasi Emas Perhiasan, Forex, atau Properti, Mana yang Lebih Cocok untuk Pemula?

Investasi Emas Perhiasan, Forex, atau Properti

Bukan hanya mereka yang berdasi saja yang penting berinvestasi, melainkan juga setiap orang tanpa terkecuali kamu seorang mahasiswa, ibu rumah tangga, atau pegawai pabrik sekalipun penting berpikir untuk berinvestasi. Hasil investasi memang tidak bisa langsung dirasakan dalam waktu dekat. Hasil investasi bakal signifikan dirasakan di masa depan di mana dapat memenuhi semua keinginan di masa lalu meski yang bernilai tinggi sekalipun seperti rumah, mobil, ibadah Haji, dll, tidak mengenal lagi hutang, serta masa tua yang mapan dalam hal finansial. Menyenangkan, bukan? Kapan mulai berinvestasi? Sedini mungkin kamu sisihkan pendapatan untuk berinvestasi. Emas perhiasan, forex, dan properti menjadi instrumen investasi yang bisa kamu pertimbangkan. Dari ketiganya, mana yang lebih cocok untuk kamu sebagai pemula?

Tujuan 

Apa tujuan finansial kamu? Ini penting dipikirkan sebelum berinvestasi. Dengan begitu, akan memudahkan diri untuk memilih instrumen investasi yang tepat. Untuk menyekolahkan anak sampai jenjang kuliah? Investasi dalam bentuk emas perhiasan bisa dipilih selain asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan. Meski harga jual sedikit turun dari harga belinya karena ongkos pembuatannya diabaikan, tapi penjualan emas perhiasan relatif mudah. Hanya saja, pastikan emas perhiasan yang bakal dibeli untuk berinvestasi adalah yang 24 karat.

Emas perhiasan 24 karat tidak hanya mudah dijual, tetapi juga bisa kamu jadikan sebagai penunjang penampilan karena umumnya tidak berubah warna meski dipakai dalam waktu lama. Kalau tujuan finansial kamu untuk membeli rumah, investasi forex bisa diperhitungkan. Investasi ini identik dengan likuiditas tinggi, keuntungan dua arah, & modal kecil. Ingin masa pensiun yang nyaman dengan finansial yang mumpuni bisa memilih investasi properti. Investasi properti dalam bentuk rumah bisa disewakan sehingga bisa mendapatkan pendapatan lancar setiap bulan atau setiap tahunnya.

Modal  

Untuk melakukan investasi, ada modal yang harus dikeluarkan. Di setiap instrumen investasi, modal yang harus dikeluarkan berbeda-beda. Modal ini juga bisa menjadi pertimbangan kamu sebelum berinvestasi. Untuk investasi dalam bentuk emas perhiasan, modal yang dikeluarkan tergantung dengan kuantitas gram dan jenis karat emas perhiasan. Semakin banyak kuantitas gram & semakin tinggi jenis karat (emas perhiasan 24 karat yang paling tertinggi), berarti modal yang harus dikeluarkan makin tinggi. Dikabarkan harga emas perhiasan 24 karat terbaru adalah 500 ribu rupiah atau lebih per gramnya.

Untuk investasi forex sendiri, modal yang bisa dimiliki bisa $100 (paling minimal). Jumlah ini bakal didongkrak lagi dengan pinjaman dalam bentuk leverage yang ditawarkan oleh pialang forex. Bagaimana dengan investasi properti? Modal untuk investasi properti terbilang tinggi mengingat harga properti kian tahun yang makin meningkat. Untuk rumah kavling dengan ukuran minimalis tawaran harganya mulai dari 75 juta rupiah. Kamu sebagai pemula yang umumnya masih minim modal berinvestasi, investasi emas perhiasan bisa dipertimbangkan kalau dilihat dari sisi modal.

Resiko 

Masing-masing intrumen investasi menawarkan tingkat resiko yang berbeda-beda. Pemula investasi harus lebih dahulu mengenal resiko investasi yang ditawarkan beberapa instrumen investasi. Tujuannya agar bisa menemukan investasi dengan tingkat resiko yang masih bisa ditolerir. Emas perhiasan, resiko kerugiannya pada saat penjualannya yang mana harganya bakal lebih murah dari harga belinya. Hal ini karena ongkos pembuatannya yang diabaikan oleh penjual, belum lagi modelnya tidak tren, atau kadar emasnya yang minim. Untuk investasi forex, resikonya terbilang tinggi garis lurus dengan return yang bakal diterima.

Apabila tidak bisa mengontrol emosi, tidak pandai melakukan analisa yang akurat, tidak punya trading plan, tidak mempunyai platform yang tepat, tidak tepat memilih pasangan mata uang & riil akun, serta tidak membuka posisi dengan perkiraan yang matang besar kemungkinan kerugian besar bakal didapatkan bahkan hingga meloloskan semua modal. Investasi properti dirasa paling aman di antara dua investasi sebelumnya karena sejatinya harga properti tidak tergerus oleh laju inflasi. Resiko yang bakal didapatkan paling mengeluarkan biaya perbaikan karena kerusakan akibat bencana banjir, usia rumah, atau lainnya. Dilihat dari resiko, investasi properti cocok bagi kamu sebagai pemula karena resikonya terbilang minim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *